Latest Story

Polonia

Monday, November 9, 2009
By Pepih Nugraha

kabut di kota medan polonia hujan lagi… Mendadak teringat suara Iin Parlina saat aku duduk termangu di ruang tunggu bandara Polonia. Suara lembutnya bersilomba dengan pengumuman datangnya pesawat dari Jakarta. Iin benar, sore ini Polonia berkabut, memendekkan jarak pandang. Pernahkah kita berdua berada di kota ini? Rasanya belum. Tapi, bayangan indahmu terus membuntutiku sejak tadi malam, sajak aku beranjak tidur... »

Tembok

Monday, November 2, 2009
By Pepih Nugraha

Pernahkah kauamati sebuah tembok yang berdiri kokoh? Belum lama kami berhasil membangun sebuah tembok harapan yang indah, sebuah tembok yang kami ciptakan dalam bayangan, yang  kami sepakati dimana tembok itu berdiri. Mengapa kami membangun sebuah tembok itu? Sebab kami ingin menghabiskan waktu kami di sekitarnya... »

Anak

Thursday, October 22, 2009
By Pepih Nugraha

Pertengahan 1996 saat saya masih meliput berita-berita metropolitan di Harian Kompas, saya sering kali menjumpai peristiwa tragis, kematian. Kematian yang kejam bisa memisahkan anak dengan orangtuanya, memisahkan orangtua dengan anak-anaknya, memisahkan adik dengan kakak-kakaknya, memisahkan kakak dengan adik-adiknya, dan seterusnya. Kematian bagaimanapun bentuk dan... »


Cinta

Thursday, October 15, 2009
By Pepih Nugraha

Sewaktu duduk di bangku kelas satu SMA dulu, seorang guru bahasa dan sastra Indonesia berkacamata yang berpenampilan agak kemayu membuyarkan lamunan saya. Seakan-akan dia tahu kalau saya tidak sedang... »

Genit

Tuesday, October 13, 2009
By Pepih Nugraha

Konon tidak ada paksaan dalam beragama, juga dalam beribadat. Tetapi ada kalanya kita, sebagai orangtua, harus memaksa anak-anaknya untuk sholat, ngaji, dan bentuk ibadat lainnya. Tidak di Islam, tidak... »

Salam

Tuesday, October 13, 2009
By Pepih Nugraha

Kata orang, blog yang terlalu personal tidak akan laku dan tidak akan di lirik orang. Baik, saya memang tidak bermaksud jualan di sini dan bukan pula bermaksud mejeng biar... »